Dampak Keluarga Broken Home terhadap Minat Belajar Siswa Madrasah Ibtidaiyah Darut Tauhid Surabaya: Studi Deskriptif Kualitatif
DOI:
https://doi.org/10.54180/jsped.2026.4.1.98-107Keywords:
Broken Home, Minat Belajar, SiswaAbstract
Tujuan penelitian ini, agar dapat menumbuhkan kesadaran diri siswa, khususnya mereka yang berasal dari keluarga broken home, untuk tetap berprestasi dan memiliki semangat belajar yang tinggi dan guru serta pihak sekolah dapat memahami karakteristik maupun kebutuhan emosional siswa yang berasal dari keluarga broken home. Jenis penelitian yang dilakukan termasuk dalam kategori penelitian lapangan (field research). Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif yang menggunakan metode kualitatif untuk menggambarkan dan memahami fenomena secara mendalam berdasarkan subyek penelitian siswa kelas 2 MI. Mengenai pengumpulan data meliputi: observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini meliputi: pertama, bentuk dan karakteristik siswa yang mengalami broken home cukup beragam meliputi perceraian orang tua, perpisahan tempat tinggal, konflik keluarga dan keterbatasan kehadiran orang tua dalam kehidupan sehari-hari sehingga berdampak pada kurangnya percaya diri, memiliki emosi yang kurang stabil, dan menunjukkan kesulitan dalam berkonsentrasi saat mengikuti pembelajaran. Kedua, tingkatan minat belajar siswa cukup beragam ada yang rendah: cenderung kurang aktif dalam pembelajaran, sedang: kondisi emosional yang tidak konsisten, dan tinggi: motivasi mempertahankan semangat belajar meskipun berada dalam kondisi keluarga yang kurang harmonis. Tiga, dampak yang ditimbulkan melalui emosional, motivasi, perilaku belajar, dan sosial. Berdasarkan analisis datam dapat disimpulkan, bahwa dampak dari broken home semua itu tidak bersifat mutlak, tapi tergantung siswa/individu yang merespons situasi yang dialaminya. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama dari berbagai pihak baik dari guru, kepala sekolah dan orang tua untuk membantu siswa dalam mengatasi dampak tersebut.
References
John W. Creswell dan Cheryl N. Poth, Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches, 4th ed. (California: SAGE Publications, 2021), hlm 45.
Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2021), hlm 6.
M. Furqon, “Dampak kondisi keluarga terhadap motivasi belajar: Studi kasus sekolah dasar di Jawa Timur,” artikel prosiding, 2024, hlm. 12–25.
Muh Koyim, dkk., Psikologi Perkembangan Anak: Teori dan Aplikasinya dalam Pendidikan, (Kalimantan Selatan, Ruang Karya Bersama, 2022), hlm. 102–105.
Nana Syaodih Sukmadinata, Metode Penelitian Pendidikan (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2020), hlm 6.
Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif untuk Penelitian yang Bersifat: Eksploratif, Enterpretif, Interaktif dan Konstruktif (Bandung: Alfabeta, 2021), hlm 9.
Zulkarnain, “Resiliensi siswa keluarga tidak utuh di sekolah dasar”, (Jakarta: Prosiding Konferensi Nasional Pendidikan, 2023), hlm. 38–46.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 LAILIAH NOVIANTI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






