Krisis Bullying di Lingkungan Sekolah Dasar Terpadu dan Urgensi Intervensi Komprehensif

Authors

  • Khoiruzzaim Kurniawan Institut Agama Islam Faqih Asy’ari Kediri, Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.54180/jsped.2025.3.2.194-221

Keywords:

Bullying, Sekolah Dasar Terpadu, Whole School Approach

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan dinamika pendekatan komprehensif berbasis sekolah (Whole School Approach) dalam menangani krisis bullying di lingkungan Sekolah Dasar Terpadu. Studi kasus intrinsik kualitatif ini dilakukan di Sekolah Dasar Islam Srengat, dengan fokus pada sinergi tripartit antara siswa, guru, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumen, kemudian dianalisis secara tematik. Temuan penelitian mengungkap bahwa implementasi pendekatan ini menghadapi tantangan kompleks di setiap pilar. Pada pilar siswa, meskipun program peer support dan duta anti-bullying berhasil meningkatkan kesadaran, efektivitasnya dibatasi oleh dinamika kelompok sebaya yang eksklusif dan hierarkis. Pada pilar guru, terdapat kesenjangan antara peran ideal sebagai pendeteksi dini dan fasilitator restoratif dengan realitas beban kerja administratif dan tekanan kurikulum yang padat. Sementara itu, pada pilar orang tua, tantangan utama terletak pada jurang persepsi yang menormalisasi bullying serta komunikasi yang bersifat reaktif dan satu arah. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa Whole School Approach merupakan kerangka yang valid dan diperlukan untuk transformasi iklim sekolah yang lebih aman. Namun, keberhasilannya mensyaratkan implementasi yang kontekstual, dukungan struktural bagi guru, pembangunan kemitraan yang autentik dengan orang tua, serta komitmen berkelanjutan untuk menginstitusionalisasikan program. Penelitian ini berkontribusi pada peta jalan operasional bagi praktisi dan pembuat kebijakan dalam merespons krisis bullying secara holistik dan berkelanjutan di jenjang pendidikan dasar.

References

Argyris, C. & Schön, D. A. 1978. Organizational Learning: A Theory of Action Perspective. Reading, MA: Addison-Wesley.

Braun, V. & Clarke, V. 2006. “Using Thematic Analysis in Psychology.” Qualitative Research in Psychology, 3.

Damayanti, R. & Setiawati, F. A. 2021. Dampak Psikologis Bullying pada Siswa Sekolah Dasar: Studi Korelasional di Kota Jakarta. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Kemendikbud. 2021. Panduan Penyelenggaraan Program Sekolah Aman dan Nyaman. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI.

Moleong, L. J. 2017. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Olweus, D. 1993. Bullying at School: What We Know and What We Can Do. Oxford: Blackwell Publishing.

Patton, M. Q. 2015. Qualitative Research & Evaluation Methods. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Retnowati, S., Prasetyo, A. B. & Handayani, D. 2019. Bullying di Sekolah Dasar: Prevalensi, Bentuk, dan Dampaknya. Semarang: Unnes Press.

Stake, R. E. 1995. The Art of Case Study Research. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Suryanto, B. & Pratiwi, I. A. 2020. Dinamika Sosial di Sekolah Terpadu: Tantangan dan Peluang dalam Mencegah Bullying. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Kurniawan, K. (2025). Krisis Bullying di Lingkungan Sekolah Dasar Terpadu dan Urgensi Intervensi Komprehensif. Jurnal Studi Pendidikan Dasar, 3(2), 194–221. https://doi.org/10.54180/jsped.2025.3.2.194-221

Issue

Section

Articles