Teachers Mediating Role in Improving the School Image and Community Engagement at TK Dharma Wanita Batangsaren II Peran Guru sebagai Mediator dalam Peningkatan Citra dan Keterlibatan Warga terhadap TK Dharma Wanita Batangsaren II
DOI:
https://doi.org/10.54180/jiies.2025.1.1.164-198Keywords:
Keywords: teacher mediation; school image; community involvement. Kata kunci: mediasi guru; citra sekolah; keterlibatan masyarakat.Abstract
This study aims to analyze the role of teachers as mediators in enhancing school image and community involvement at TK Dharma Wanita Batangsaren II, located in Patik Batangsaren Village, Kauman Subdistrict, Tulungagung Regency. Using a descriptive qualitative approach, the research investigates how interpersonal communication, social interaction, and collaborative practices between teachers and community members contribute to strengthening institutional reputation. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation. The findings show that teachers act as key mediators through social communication, participatory collaboration, and moral–professional modeling. These roles significantly improve the school’s public image and increase community participation in educational and social activities. The study highlights that teacher mediation is not limited to classroom instruction but extends to social engagement, which reinforces institutional trust and collective responsibility in early childhood education.
....................................................................................
Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru sebagai mediator dalam peningkatan citra sekolah dan keterlibatan warga di TK Dharma Wanita Batangsaren II, Desa Patik Batangsaren, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menelaah bagaimana komunikasi interpersonal, interaksi sosial, dan praktik kolaboratif antara guru dan masyarakat berkontribusi pada penguatan reputasi lembaga. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai mediator melalui komunikasi sosial, kolaborasi partisipatif, serta keteladanan moral dan profesional. Peran tersebut secara signifikan meningkatkan citra sekolah dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan pendidikan maupun sosial. Temuan ini menegaskan bahwa mediasi guru tidak terbatas pada pengajaran di kelas, tetapi meluas hingga ranah sosial, yang berdampak pada penguatan kepercayaan lembaga dan tanggung jawab kolektif dalam pendidikan anak usia dini.
References
Adriyani, N., & Kurniawati, L. (2020). Komunikasi Interpersonal Guru dalam Membangun Citra Sekolah PAUD. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 112–123. https://doi.org/10.21009/jpaud.072.05
Anshori, M. (2021). Konstruktivisme Sosial dalam Praktik Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 11(1), 45–56.
https://doi.org/10.23887/jpk.v11i1.32784
Astuti, W., & Rohman, A. (2019). Peran Guru sebagai Mediator dalam Pendidikan Berbasis Masyarakat. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 14(3), 201–210.
https://doi.org/10.21831/jip.v14i3.28419
Fadilah, N. (2022). Kemitraan Sekolah dan Masyarakat dalam Penguatan Citra PAUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2980–2992.
https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.1941
Hidayati, R. (2021). Model Kolaborasi PAUD dan Masyarakat dalam Pendidikan Karakter. Jurnal Golden Age, 5(1), 33–45. https://doi.org/10.14421/jga.2021.51-04
Kurniawan, H., & Wulandari, S. (2022). Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan PAUD di Pedesaan. Jurnal Abdimas Nusantara, 3(2), 101–113.
https://doi.org/10.29303/jan.v3i2.299
Lestari, D. (2020). Hubungan Komunikasi Guru dan Masyarakat terhadap Citra Sekolah. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 4(1), 55–66.
https://doi.org/10.32585/jkp.v4i1.626
Marzuki, A., & Rahayu, T. (2022). Kompetensi Sosial Guru PAUD dalam Membangun Kemitraan. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 2(3), 212–223.
https://doi.org/10.23887/jpaudi.v2i3.21309
Nuraeni, A., & Rahmawati, S. (2020). Pengaruh Perilaku Guru terhadap Citra Lembaga PAUD. Jurnal Manajemen Pendidikan, 8(2), 71–82.
https://doi.org/10.26811/pe.v8i2.1679
Nasution, F., & Rasyid, M. (2021). Komunikasi Interpersonal Guru dengan Orang Tua di PAUD. Jurnal Riset Komunikasi, 4(1), 89–101. https://doi.org/10.24329/jurkom.v4i1.2121
Oktaviani, R. (2021). Peran Guru sebagai Mediator Sosial dalam Pendidikan Karakter Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 134–145. https://doi.org/10.32505/jpiaud.v2i2.2418
Prasetyo, S. (2020). Keterlibatan Orang Tua dan Kepercayaan terhadap Lembaga PAUD. Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 7(2), 150–165.
https://doi.org/10.38073/jpsi.v7i2.1792
Putri, R. E., & Sarman, A. (2022). Penguatan Citra Sekolah melalui Kemitraan Guru dan Masyarakat. Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 46–59.
https://doi.org/10.31004/jip.v4i4.4008
Syamsuddin, A. (2019). Peran Guru sebagai Model Perilaku Sosial Anak Usia Dini. Jurnal Studi Sosial, 3(1), 21–31. https://doi.org/10.31219/osf.io/8t3kw
Wibowo, T., & Anjani, S. (2021). Mediasi Sosial dalam Pendidikan Anak Usia Dini: Analisis Fenomenologi. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 6(2), 87–100.
