Strategi Guru PAUD dalam Menghadapi Tantangan Perkembangan Motorik Anak Usia Dini di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.54180/joeces.v6i1.898Keywords:
strategi guru, perkembangan motorik, anak usia dini, era digital, PAUDAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru PAUD dalam menghadapi tantangan perkembangan motorik anak usia dini di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di PAUD Al-Ma’arif Makassar. Subjek penelitian terdiri atas 9 informan, yaitu 1 kepala sekolah, 4 guru, dan 4 orang tua yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi guru adalah tingginya penggunaan gadget pada anak yang berdampak pada berkurangnya keterlibatan anak dalam aktivitas fisik dan stimulasi motorik. Untuk mengatasi tantangan tersebut, guru menerapkan berbagai strategi, seperti mengintegrasikan kegiatan bermain aktif dalam pembelajaran, memberikan aktivitas berbasis pengalaman langsung (hands-on activities), serta menjalin kerja sama dengan orang tua dalam memberikan stimulasi motorik di rumah. Faktor pendukung pelaksanaan strategi meliputi ketersediaan sarana bermain, dukungan sekolah, kreativitas guru, dan keterlibatan orang tua, sedangkan faktor penghambat meliputi tingginya penggunaan gadget, kurangnya pengawasan orang tua, keterbatasan ruang bermain, dan perbedaan kemampuan motorik anak. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan motorik anak usia dini di era digital memerlukan kolaborasi antara guru, sekolah, dan keluarga melalui penyediaan pengalaman belajar yang aktif dan bermakna sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.
References
Badriyah, A. U., & Fidesrinur. (2023). STRATEGI GURU MENSTIMULASI MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN PRACTICAL LIFE ANAK 4-5 TAHUN. Jurnal AUDHI, 5(02), 96–108.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Fadillah, M., & Kurniati, L. (2021). Pendidikan Anak Usia Dini: Konsep dan Perkembangannya. Ar-Ruzz Media.
Fajarwati, A., & Arini, I. (2023). Model Pembelajaran Berbasis Lokomotor dalam Peningkatan Keterampilan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun. Journal of Education Research, 4(1), 317–324.
Fajrin, A. L., & Sugito. (2022). Kemampuan Motorik Kasar Anak di Masa Pandemi Covid-19 : Pembelajaran Daring dan Luring. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 6890–6898. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.2043
Haryani, W., Sugianti, N. O., & Rozie, F. (2023). Strategi guru dalam pembelajaran keterampilan motorik halus anak usia 5–6 tahun. JECER (Journal of Early Childhood and Research), 4(1).
Hendraningrat, D., & Fauziah, P. (2022). Media Pembelajaran Digital untuk Stimulasi Motorik Halus Anak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 56–70. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.1205
Maysarah, S., Arlina, & Farabi, M. Al. (2023). Strategi Guru Dalam Menstimulasi Motorik Halus Anak Usia Dini di TK Widyatul Hasanah Percut Sei Tuan. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 5(1), 5082–5091.
Moleong, L. . (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). PT. Remaja Rosdakarya.
Muarifah, A., & Nurkhasanah. (2019). DENTIFIKASI KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK Alif. Journal of Early Childhood Care & Education, 2(1), 14–20.
Nasution, S. T., & Sutapa, P. (2021). Strategi Guru dalam Menstimulasi Keterampilan Motorik AUD Pada Era Pandemi Covid 19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1313–1324. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.849
Nurjanah, N. E., & Mukarromah, T. T. (2021). Pembelajaran Berbasis Media Digital Pada Anak Usia Dini Di Era Revolusi Industri 4.0 : Studi Literatur. Jurnal Ilmiah Potensia, 6(1), 66–77.
Nurjanah, S., & Muthmainah. (2023). Pengaruh Media Loose Part terhadap Kreativitas dan Motorik Halus Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3519–3536. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4434
Rozzaq, U. H. N., & Sutapa, P. (2022). Upaya Guru dalam Menstimulasi Perkembangan Motorik Kasar pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4967–4981. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2777
Sari, A. (2024). Analisis Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun. Cerdas Jurnal Pendidikan, 3(1), 16–19.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
Sujiono, B., Sumantri, M. S., & Chandrawati, T. (2020). Metode Pengembangan Fisik. Universitas Terbuka.
Sunandari, I., Durrotunnisa, Awalunisah, S., & Agusniatih, A. (2025). Pengembangan Media Busy Board Untuk Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun di TK Alkhairaat Malino Mamboro. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(5), 1861–1873. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i5.7209
Suryani, D. (2020). PEMBELAJARAN BERBASIS SENTRA SENI: INTI PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI USIA 5-6TAHUN. Jurnal Mikraf: Jurnal Pendidikan, 1(1), 14–25.
Torres, P. E., Ulrich, P. I. N., Cucuiat, V., Cukurova, M., Presa, D., Luckin, R., Carr, A., Dylan, T., Durrant, A., Vines, J., & Lawson, S. (2021). A systematic review of physical-digital play technology and developmentally relevant child behaviour. May, 1–59.
Winata, E. Y. (2023). Perkembangan Motorik Halus pada Anak Usia Dini Pasca Pembelajaran Daring Pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7755–7762. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.4504










