Penerapan Toilet Training Untuk Membangun Kemandirian Anak Usia Dini Di KB Permata Hatiku Waru Sidoarjo
Keywords:
Toilet Traning, Kemandirian Anak, PenerapanAbstract
ABSTRAKKeberhasilan pembelajaran toilet training sangat penting dalam memberi beragam kebaikan terhadap anak. Dari segi psikologis dapat membantu pembiasaan terkait kebersihan (toilet habits), yakni memahami pentingnya buang air beserta adabnya secara layak, dan melatih bertanggung jawab dalam memelihara kebersihan diri, sekaligus kesehatan fisik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menerapkan model Miles dan Huberman, yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) penerapan toilet training di KB Permata Hatiku dilakukan dengan beberapa tahap, yang meliputi: perencanaan pengajaran, pelaksanaan, dan evaluasi; 2) langkah guru ketika memberikan pelatihan terhadap anak usia dini saat toilet training di KB Permata Hatiku yaitu dengan membiasakan memberi contoh yang nyata, melaksanakan komunikasi bersama orang tua wali, memberi arahan, pengajaran bagi anak untuk tanggung jawab dan memberi kasih sayang; 3) faktor yang mendukung dan menghambat guru saat memberi pelatihan toilet training terhadap anak usia dini di KB Permata Hatiku yaitu pengetahuan dan kesabaran guru serta dukungan orang tua wali murid kepada semua guru saat memberikan pelatihan toilet training anak usia dini di KB Permata Hatiku, sedangkan faktor yang menghambat guru dalam memberi pelatihan kemandirian anak usia dini ketika toilet training ialah mood dari anak.
ABSTRACT
he success of toilet training learning is very important in providing various benefits to children. From a psychological perspective, it can help habits related to cleanliness (toilet habits), namely understanding the importance of defecating and its etiquette properly, and training responsibility in maintaining personal hygiene, as well as physical health. This study uses a qualitative method. The data collection methods used are observation, interviews and documentation. Data analysis applies the Miles and Huberman model, which consists of data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study show that 1) the implementation of toilet training at KB Permata Hatiku is carried out in several stages, which include: teaching planning, implementation, and evaluation; 2) the steps of teachers when providing training to early childhood during toilet training at KB Permata Hatiku are by getting used to giving real examples, carrying out communication with parents, giving directions, teaching children to be responsible and giving affection; 3) The factors that support and hinder teachers when providing toilet training to early childhood children at KB Permata Hatiku are the knowledge and patience of teachers and the support of parents and guardians of students to all teachers when providing toilet training for early childhood children at KB Permata Hatiku, while the factors that hinder teachers in providing independence training for early childhood children when toilet training is the mood of the child.
References
DAFTAR PUSTAKA
Ahmadi, A.2009. Psikologi Umum (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta. Al-Qur’anul Karim. 2004. Kudus: Menara Kudus.
Alsa, A. 2011. Pendekatan Kuantitatif & Pendekatan Kualitatif Serta Kombinasinya Dalam Penelitian Psikologi. Yogyakarta: Pustaka.
Andriani, S. Dkk,. 2014. Analisis Faktor-faktor yang Berhubungan Toilet Training Pada Anak Prasekolah. Jurnal Keperawatan Padjajaran,Vol.2 No.3,146- 153.
Andriani, S. Dkk,. 2016. Hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu tentang toilet training pada anak usia dini 1-3 tahun di posyandu dahlia B wilayah kerja puskesmas cibeber kelurahan kota cimahi. Jurnal keperawatan aisyiyah, Vol. 3 No. 3 No. 1 , 45-57.
Arikunto, S.2005. Manajemen Penelitian . Jakarta; Rineka Cipta.
Aziz, S. 2017. Strategi Pembelajaran Aktif Anak Usia Dini. Yogyakarta: Kalimedia Chaplin, J. P. 2011. Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: Rajawali Pers.
Creswell, J. W. 2015. Penelitian Kualitatif & Desain Riset.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Denzin, N. K & Lincoln , Y. S. 2009. Hanbook of Qualitative Research. Yogyakarta: Pusataka pelajar.
Desmita. 2012. Psikologi Perkembangan. Bandung: Remaja Rosdakarya
Fitrianingsih, N. 2013. Pengaruh pola asuh orangtua dan intensitas penggunaan diapers terhadap tingkat kesiapan toilet training pada anak usia toddler dilittle care STIKES Surya Global Yogyakarta. Tesis, tidak diterbitkan, Magister Kedokteran Keluarga Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Fudyartanta, K. 2012. Psikologi Perkembangan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Herdiansyah, H. 2015. Metodologi Penelitian Kualitatif Untuk Ilmu Psikologi.
Jakarta: salemba Humanika.
Hurlock, E. B. 1978. Perkembangan Anak (Jilid 1). Jakarta: Erlangga.
Ilahi, M. T. 2013. Quantum Parenting: Kiat Sukses Mengasuh Anak Secara Efektif dan Cerdas. Yogyakarta: Katahati.
Indrijati, H., dkk. 2017. Psikologi Perkembangan & Pendidikan Anak Usia Dini.
Jakarta: Prenamedia Group.
Izzaty, R. E. 2017. Perilaku Anak Prasekolah. Jakarta: Gramedia. Jamaluddin, D. 2013. Paradigma Pendidikan Anak dalam Islam. Bandung:
Pustaka Setia.
Latif, M., dkk., 2013. Orientasi Baru Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Prenamedia Group.
Ma’mun, J. 2010. Handout Psikologi Umum II. Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Mariana, A. 2013. Toilet training pada anak down syndrome (studi kasus pada siswa down syndrome di SLB-C1 Widya Bhakti Semarang). Skripsi, tidak diterbitkan, Jurusan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas
Negeri Semarang, Semarang.
Marliani, R. 2016. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Pustaka Setia.
Maulana, H., & Gumelar, G. 2013. Psikologi Komunikasi dan Persuasi. Jakarta Barat: Akademia Permata.
Moleong, L. J. 2015. Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyana, D. 2008. Metodologi Penelitian Kualittaif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyani, N. 2016. Dasar-dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta:
Kalimedia.
Mulyasa. 2014. Manajemen PAUD. Bandung: Remaja Rosdakarya. Mursid, 2016. Pengembangan Pembelajaran PAUD. Bandung: Remaja
Rosdakarya.
Natalia, S. 2006. Pengaruh Tolet Training Terhadap Kejadian ISK Berulang Pada Anak Perempuan Usia 1-5 Tahun. Tesis, tidak diterbitkan, Magister Ilmu Biomedik dan Program Pendidikan Dokter Spesialis 1 Ilmu Kesehatan Anak Universitas Diponegoro, Semarang.
Nazir. 2011. Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
Ningsih, S. F. 2012. Hubungan pengetahuan dan perilaku ibu dalam menerapkan toilet training dengan kebiasaan mengompol pada anak usia prasekolah di RW 2 Kelurahan Babakan Kota Tanggerang. Skripsi, tidak
diterbitkan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta.
Partanto, P. & Barry, M.D. 2001. Kamus Ilmiah Populer. Surabaya: Arkola. Patilima, H. 2007. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Piaget, J. 2000. Psikologi Anak. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rahayu, I. T. 2014. Hand Out: Mata Kuliah Psikodiagnostik II (Observasi). Malang: Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Salim, A. 2006. Teori & Paradigma Penelitian Sosial (Edisi Kedua). Yogyakarta: Tiara Wacana.
Santrock, J. W. 2012. Perkembangan Masa Hidup (Edisi Ketigabelas, Jilid 1).
Terjemahan. Jakarta: Erlangga.
Santrock, J.W. 2012. Life-Span Development: Perkembangan Masa-Hidup (Edisi Ketigabelas Jilid:1). Jakarta: Erlangga.
Susanto, A. 2017. Pendidikan Anak Usia Dini (Konsep dan Teori). Jakarta: Bumi Aksara.
Uyun, K. 2016. Hubungan Penggunaan Diapers Dengan Kemampuan Toilet Training Pada Anak Toddler Di Desa Jrahi Pati. Naskah Publikasi, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.
Widayat, I. W.,dkk. 2016. Psikologi Perkembangan & Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Prenamedia Group.
Wijaya, T. 2018. Ihya’ Ulumiddin Imam Al Ghozali (terjemahan).
Wiyani, N. A. 2014. Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Gava Media.










