Analysis of the Effect of NPF, CAR, and FDR on the Profitability of Sharia Commercial Banks in Indonesia for the Period 2017-2022
DOI:
https://doi.org/10.54180/jiesp.2026.5.1.1-15Keywords:
Profitability, NPF, CAR, FDRAbstract
This study examines the impact of Non-Performing Financing (NPF), Capital Adequacy Ratio (CAR), and Financing to Deposit Ratio (FDR) on the profitability of Islamic Commercial Banks in Indonesia during the 2017–2022 period. Using a quantitative approach, this research employs panel data regression analysis based on secondary data obtained from the financial statements of nine selected banks through purposive sampling. Profitability is proxied by Return on Assets (ROA), while NPF, CAR, and FDR serve as key financial indicators representing credit risk, capital adequacy, and liquidity, respectively. The findings reveal that partially, NPF and FDR have a significant negative effect on profitability, indicating that higher financing risk and suboptimal fund distribution reduce bank performance. Meanwhile, CAR shows a positive but statistically insignificant relationship with profitability, suggesting that capital adequacy alone does not directly drive profit generation. Simultaneously, all independent variables significantly influence profitability. These results highlight the importance of effective risk management, particularly in controlling non-performing financing and optimizing liquidity, to enhance the financial performance and stability of Islamic banking institutions.
References
1. A.Wangsawidjaja Az.,. Pembiayaan Bank Syariah. Jakarta: Gramedia, 2012.
2. Ali, M. Asset Liability Management: Menyiasati Risiko Pasar dan Risiko Operasional dalam Perbankan. Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2004.
3. Almunawwaroh, M., dan R. Marliana. “Pengaruh CAR, NPF dan FDR terhadap Profitabilitas Bank Syariah di Indonesia.” Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah 2, no. 1 (2018): 1–17.
4. Anisa, N. “Pengaruh Manajemen Bank Induk, Kualitas Aset, dan Efisiensi terhadap Stabilitas Bank Syariah di Indonesia (Periode 2013–2017).” Inovbiz: Jurnal Inovasi Bisnis (2018).
5. Ariyani, D. “Analisis Pengaruh CAR, FDR, BOPO, dan NPF terhadap Profitabilitas pada PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.” Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah 2, no. 1 (2010).
6. Basuki, A. T. Analisis Regresi dalam Penelitian Ekonomi & Bisnis: Dilengkapi Aplikasi SPSS & EViews. Yogyakarta: Rajawali Pers, 2016.
7. Cahyono, A., E. S. Siregar, dan A. Wati. “Peran Bank Syariah pada Masa Pandemi Covid-19.” Al-Intaj: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah 7, no. 2 (2021): 198–214.
8. Apriyani, D., I. Mayasari, dan M. E. Syarief. “Pengaruh CAR, ROA, FDR, dan BOPO terhadap Non Performing Financing pada Bank Muamalat Indonesia.” Journal of Applied Islamic Economics and Finance 1, no. 3 (2021). https://doi.org/10.35313/jaief.v1i3.2595.
9. Dendawijaya, Lukman. Manajemen Perbankan. Jakarta: Ghalia Indonesia, 2003.
10. Dendawijaya, Lukman. Manajemen Perbankan. Edisi ke-2. Jakarta: Ghalia Indonesia, 2009.
11. Hanafia, F., dan A. Karim. “Analisis CAR, BOPO, NPF, FDR, NOM, dan DPK terhadap Profitabilitas (ROA) pada Bank Syariah di Indonesia.” Target: Jurnal Manajemen Bisnis 2, no. 1 (2020): 36–46.
12. Harahap, Sofyan Syafri. Analisis Kritis atas Laporan Keuangan. Jakarta: Rajawali Pers, 2013.
13. Maidalena. “Analisis Faktor Non Performing Financing (NPF) pada Industri Perbankan Syariah.” Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam 1, no. 1 (2014): 127–138.
14. Marimin, A., dan A. H. Romdhoni. “Perkembangan Bank Syariah di Indonesia.” Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam 1, no. 2 (2017).
15. Muhammad. Manajemen Dana Bank Syariah. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2015.
16. Nuha, V. Q. Q., dan A. S. Mulazid. “Pengaruh NPF, BOPO, dan Pembiayaan Bagi Hasil terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia.” Al-Uqud: Journal of Islamic Economics 2, no. 2 (2018): 168–182.
17. Pravasanti, Y. A. “Pengaruh NPF dan FDR terhadap CAR serta Dampaknya terhadap ROA pada Perbankan Syariah di Indonesia.” Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam 4, no. 3 (2018): 148–159.
18. Rahman, A. F., dan R. Rochmanika. “Pengaruh Pembiayaan Jual Beli, Pembiayaan Bagi Hasil, dan Rasio Non Performing Financing terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia.” Iqtishoduna (2012).
19. Riyadi, S., dan A. Yulianto. “Pengaruh Pembiayaan Bagi Hasil, Pembiayaan Jual Beli, FDR, dan NPF terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia.” Accounting Analysis Journal 3, no. 4 (2014).
20. Santoso, T. B., dan S. Triandaru. Bank dan Lembaga Keuangan Lain. Jakarta: Salemba Empat, 2006.
21. Setiawan, U. N. A., dan A. Indriani. “Pengaruh DPK, CAR, dan NPF terhadap Profitabilitas Bank Syariah dengan Pembiayaan sebagai Variabel Intervening.” Diponegoro Journal of Management 5, no. 4 (2016): 121–131.
22. Simatupang, A., dan D. Franzlay. “Pengaruh CAR, NPF, BOPO, dan FDR terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia.” Jurnal Administrasi Kantor 4, no. 2 (2016): 466–485.
23. Sudarmawati, E., dan J. Pramono. “Pengaruh CAR, NPL, BOPO, NIM, serta LDR terhadap ROA (Studi pada BPR di Salatiga).” Among Makarti 10, no. 1 (2017).
24. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Tindakan. Bandung: Alfabeta, 2013.
25. Syah, T. A. “Pengaruh Inflasi, BI Rate, NPF, dan BOPO terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia.” El-Jizya: Jurnal Ekonomi Islam 6, no. 1 (2018): 133–153.
26. Syakhrun, M., A. Anwar, dan A. Amin. “Pengaruh CAR, BOPO, NPF, dan FDR terhadap Profitabilitas pada Bank Umum Syariah di Indonesia.” Bongaya Journal for Research in Management 2, no. 1 (2019): 1–10.
27. Tahliani, H. “Tantangan Perbankan Syariah dalam Menghadapi Pandemi Covid-19.” Madani Syari’ah 3, no. 2 (2020): 92–113.
28. Ubaidillah, M., dan R. H. S. Aji. “Tinjauan atas Implementasi Perpanjangan Masa Angsuran Pembiayaan di Bank Syariah pada Masa Pandemi Covid-19.” Islamic Banking: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah 6, no. 1 (2020): 1–16.
29. Winoto, Y. Metode Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Pandiva Buku, 2016.
30. Zulifiah, F. “Pengaruh Inflasi, BI Rate, CAR, NPF, BOPO terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah Periode 2008–2012.” Jurnal Ilmu Manajemen 2, no. 3 (2014).

.png)

