Integrasi Local Wisdom dalam Mereduksi Inclusion-Exclusion Error Pendistribusian Zakat: Studi Kolaborasi BAZNAS dan UPZ Masjid di Bojonegoro

Authors

  • Amilatul Hidayati Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Airlangga Bramayudha Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.54180/jiesp.2026.5.1.37-53

Keywords:

local wisdom, RKAT, zakat distribution, BAZNAS Bojonegoro, mosque UPZ, expectation gap, inclusion-exclusion error

Abstract

Zakat distribution in Indonesia still faces serious targeting challenges, particularly related to the gap between the number of eligible recipients (mustahik) and the distribution capacity of official zakat institutions. This study aims to analyze how local wisdom can be integrated through collaboration between the Bojonegoro Regency BAZNAS (National Zakat Agency) and the Mosque Zakat Collection Unit (UPZ) to strengthen the accuracy of zakat distribution and identify potential structural inclusion and exclusion errors. This study uses a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews with BAZNAS Bojonegoro staff in the collection and distribution sector, direct observation, and documentation studies. The study shows that BAZNAS Bojonegoro has implemented a well-planned distribution error prevention system through the Annual Work Plan and Budget and multi-layered assessments before distribution. Mustahik who have not received zakat within a certain period are not excluded errors, but follow the planned RKAT allocation sequence. The Mosque UPZ acts as a supporter of BAZNAS, which is required to report all its programs and finances to BAZNAS. It also functions as a community communication bridge that reduces the difference in expectations between BAZNAS's formal mechanisms and the views of mustahik. The mechanism for renewing the UPZ decree every five years, accompanied by a re-eligibility test, has proven effective in rigorously maintaining the quality of the mosque UPZ ecosystem. This research contributes to a hybrid zakat distribution model that combines formal BAZNAS planning with the intelligence of the local mosque UPZ.  

Pendistribusian zakat di Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam penargetan, terutama terkait dengan kesenjangan antara jumlah mustahik yang berhak dan kapasitas distribusi lembaga zakat resmi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara integrasi kearifan lokal melalui kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dan Unit Pengumpul Zakat Masjid dalam memperkuat akurasi distribusi zakat, serta mengidentifikasi potensi kesalahan inklusi dan eksklusi yang bersifat struktural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap staf BAZNAS Bojonegoro di sektor pengumpulan dan pendistribusian, observasi langsung, serta studi dokumentasi. Penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Bojonegoro telah menerapkan sistem pencegahan kesalahan distribusi yang terencana dengan baik melalui Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan serta penilaian berlapis sebelum distribusi. Mustahik yang belum mendapatkan zakat dalam periode tertentu bukanlah kesalahan eksklusi, tetapi mengikuti urutan alokasi RKAT yang telah direncanakan. UPZ Masjid berperan sebagai pendukung BAZNAS yang wajib melaporkan seluruh program dan keuangannya kepada BAZNAS, serta berfungsi sebagai jembatan komunikasi komunitas yang mengurangi perbedaan harapan antara mekanisme formal BAZNAS dan pandangan mustahik. Mekanisme pembaruan SK UPZ setiap lima tahun dengan uji kelayakan ulang terbukti efektif dalam menjaga kualitas ekosistem UPZ Masjid secara ketat. Penelitian ini memberikan kontribusi pada model distribusi zakat hibrid yang menggabungkan perencanaan formal BAZNAS dengan kecerdasan komunitas lokal UPZ Masjid

References

Afifah, S. N., & Suryaningsih, S. A. (2024). Analisis efektivitas zakat produktif BAZNAS Kabupaten Bojonegoro dalam pemberdayaan mustahik melalui Program Z-Chicken. Jurnal Manajemen Strategis.

Ardiansyah, Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2). https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2.57

Aziz, M. A., Ulya, A. H., & Amiruddin, M. F. (2023). The role of National Amil Zakat Agency (BAZNAS) through zakat funds for poverty alleviation in Malang Regency. Ijtihad, 17(1), 91-107. https://doi.org/10.21111/ijtihad.v17i1.9883

BAZNAS. (2023). Laporan pengelolaan zakat nasional tahun 2023. Badan Amil Zakat Nasional. https://baznas.go.id

BAZNAS. (2025). BAZNAS optimalkan peran UPZ KUA dan Kampung Zakat. https://baznas.go.id/news-show/BAZNAS_Optimalkan_Peran_UPZ_KUA_dan_Kampung_Zakat/3540

BAZNAS RI. (2016). Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2016 tentang pedoman penyusunan RKAT BAZNAS. https://peraturan.go.id/id/peraturan-baznas-no-1-tahun-2016

BAZNAS RI. (2016). Peraturan BAZNAS Nomor 2 Tahun 2016 tentang pembentukan dan tata kerja Unit Pengumpul Zakat. https://baznas.go.id/assets/pdf/ppid/upz/Perbaznas-No-2-Tahun-2016.pdf

BAZNAS RI. (2025). BAZNAS optimalkan peran UPZ KUA dan Kampung Zakat. https://baznas.go.id/news-show/BAZNAS_Optimalkan_Peran_UPZ_KUA_dan_Kampung_Zakat/3540

BAZNAS Jawa Timur. (2022). Penguatan sistem perencanaan ZIS dan DSKL, BAZNAS Jatim gelar BIMTEK RKAT 2023. https://jatim.baznas.go.id/news-show/RKAT2023/608

Bazzi, S., Sumarto, S., & Suryahadi, A. (2017). Exploring the drivers of targeting effectiveness in Indonesia. Jurnal Ekonomi Indonesia. https://www.bu.edu/econ/files/2017/04/Bazzi_Finding_the_Poor.pdf

Hadi, S. (2022). Upaya percepatan pengentasan kemiskinan melalui perbaikan targeting bantuan sosial di Indonesia. Jurnal Perencanaan Pembangunan.

Hafith, et al. (2025). Community participation in BAZNAS Zakat Community Development program: Comparative study Ngasem Village Bojonegoro and Oesalaen Village NTT. 9th International Conference on Zakat Proceedings (pp. 645-659). ICONZ BAZNAS.

Febriansyah, M. H., Safira, N. S., Annisa, I. R. N., Zahroo, K., & Bramayudha, A. (2024). Peran Badan Amil Zakat Nasional dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat perkotaan (Studi pada BAZNAS Kota Surabaya). NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial. https://jurnal.um-tapsel.ac.id/index.php/nusantara/article/view/16381

Husnal Muna, I., Fathul Majid, F., Dwi Amanda, S., Gozali, I., & Salam, A. (2026). Efektivitas Program 'Muslim' Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri dalam optimalisasi pengelolaan zakat. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 11(1). https://doi.org/10.30651/jms.v11i1.30972

Khotimah, W. K., Mushlihin, I. A., & Fauza, N. (2022). Optimalisasi pendayagunaan zakat terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs): Studi kasus Program Bojonegoro Produktif BAZNAS Bojonegoro. Opinia De Journal, 2(1), 14-32.

Kuratulain, et al. (2025). Transformational-institutional model of zakat collection: Case study Kampung Zakat Ngasem Village Bojonegoro. Direktorat Kajian dan Pengembangan Badan Amil Zakat Nasional.

Ma'lufah, U., & Zaenal, M. (2026). The role of digital zakat transformation in increasing muzaki participation and expanding the impact of zakat distribution in Indonesia. International Journal of Zakat, 11(1), 25-39. https://doi.org/10.37706/ijaz.v11i1.768

Putri, J. D., & Hanifah, L. (2024). Analisis pemberdayaan zakat melalui Program Z-Chicken dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik di Kabupaten Bojonegoro. Mutawasith: Jurnal Hukum Islam, 7, 51. https://doi.org/10.47971/mjhi.v7i1.926

PUSKAS BAZNAS. (2023). Laporan zakat dan pengentasan kemiskinan BAZNAS RI 2023. Pusat Kajian Strategis BAZNAS. https://www.puskasbaznas.com/publications/published/officialnews/1852

Rijali, A. (2018). Analisis data kualitatif. Jurnal Alhadharah, 17(33).

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Lembaran Negara RI Tahun 2011 Nomor 115.

Widyaningsih, D., Ruhmaniyati, & Toyamah, N. (2021). Penyaluran bantuan sosial di masa pandemi dan rekomendasi perbaikan ke depan. The SMERU Research Institute.

Yudomartono, H., Hilmiana, Soemaryani, I., & Mulyana, A. (dalam LAZ model Bandung). Building an inclusive microfinance model in poverty alleviation: Integration between local culture and microfinance institutions. ResearchGate.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Amilatul Hidayati, & Bramayudha, A. (2026). Integrasi Local Wisdom dalam Mereduksi Inclusion-Exclusion Error Pendistribusian Zakat: Studi Kolaborasi BAZNAS dan UPZ Masjid di Bojonegoro. Journal of Islamic Economics Studies and Practices, 5(1), 37–53. https://doi.org/10.54180/jiesp.2026.5.1.37-53

Issue

Section

Articles